PRODI PBA IAIN GORONTALO MANTAPKAN ARAH KURIKULUM MELALUI WORKSHOP OBE

BERITA FAKULTAS BERITA PRODI

Pimpinan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo mengikuti kegiatan Workshop Penyusunan Kurikulum Prodi Berbasis Outcome-Based Education (OBE) IAIN Sultan Amai Gorontalo yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu IAIN Sultan Amai Gorontalo yang dilaksanakan selama dua hari, 29 dan 30 Mei 2026. Kegiatan ini bertempat di Aula LPM dan menjadi salah satu agenda strategis institusi dalam memperkuat mutu akademik, khususnya dalam pengembangan kurikulum program studi yang adaptif, terukur, dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan. Hadir sebagai Narasumber Prof. Dr. Budiyono Saputro, M.Pd Ketua LPM se-Indonesia juga Dosen di UIN Salatiga.

Workshop tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo Profesor. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa penyusunan kurikulum berbasis OBE merupakan kebutuhan penting bagi perguruan tinggi dalam menjawab tantangan perkembangan pendidikan tinggi, dunia kerja, dan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kurikulum tidak boleh hanya menjadi dokumen administratif, tetapi harus menjadi pedoman akademik yang hidup, terarah, dan mampu memastikan setiap lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan profil lulusan program studi.

Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa pendekatan OBE menuntut setiap program studi untuk merumuskan capaian pembelajaran secara jelas, menyusun strategi pembelajaran yang relevan, serta menyiapkan sistem evaluasi yang mampu mengukur ketercapaian kompetensi mahasiswa. “Kurikulum berbasis OBE harus menjadi instrumen peningkatan mutu. Melalui workshop ini, setiap program studi diharapkan mampu menyusun kurikulum yang tidak hanya sesuai regulasi, tetapi juga responsif terhadap perkembangan keilmuan dan kebutuhan pengguna lulusan,” ujar Rektor dalam sambutannya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala LPM IAIN Sultan Amai Gorontalo, Mukrim, Grad Dipl., MA Gov., Ph.D., yang didampingi oleh Sekretaris LPM, Dr. Andi Nurwati, M.Pd. Hadir pula para dekan, wakil dekan, ketua jurusan, sekretaris jurusan, Direktur Pascasarjana, Wakil Direktur Pascasarjana, serta para pimpinan program studi di lingkungan IAIN Sultan Amai Gorontalo. FITK dihadiri Kehadiran unsur pimpinan akademik tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola kurikulum dan sistem penjaminan mutu akademik secara berkelanjutan.

Dalam arahannya, Kepala LPM, Mukrim, Grad Dipl., MA Gov., Ph.D., menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari upaya LPM dalam mengawal peningkatan mutu pendidikan di IAIN Sultan Amai Gorontalo. Ia menjelaskan bahwa kurikulum berbasis OBE harus disusun melalui proses yang sistematis, mulai dari penetapan profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, struktur mata kuliah, metode pembelajaran, hingga sistem asesmen. “LPM berperan memastikan bahwa setiap program studi memiliki kurikulum yang terstandar, terdokumentasi dengan baik, dan selaras dengan prinsip penjaminan mutu internal,” ungkapnya.

Pada hari pertama, materi workshop difokuskan pada penguatan konsep dasar Outcome-Based Education, arah kebijakan pengembangan kurikulum pendidikan tinggi, serta pentingnya penyelarasan antara profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan, dan kebutuhan pengguna lulusan. Selain itu, peserta dibantu memahami tentang adanya penyelarasan antara Visi Institut, Fakultas dan Prodi. Pada pertemuan ini para peserta diajak memahami bahwa penyusunan kurikulum berbasis OBE harus dimulai dari pertanyaan mendasar tentang kompetensi apa yang harus dimiliki mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan. Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai teknik perumusan capaian pembelajaran yang terukur, relevan dengan bidang keilmuan, serta sesuai dengan karakteristik masing-masing program studi.

Sementara itu, pada hari kedua, kegiatan lebih diarahkan pada praktik penyusunan dan peninjauan dokumen kurikulum program studi. Peserta, termasuk pimpinan Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, melakukan pemetaan capaian pembelajaran ke dalam bahan kajian, struktur mata kuliah, Rencana Pembelajaran Semester, serta instrumen asesmen pembelajaran. Dalam sesi ini, peserta juga mendiskusikan strategi implementasi OBE di tingkat program studi, termasuk bagaimana memastikan proses pembelajaran, evaluasi, dan penilaian benar-benar mencerminkan ketercapaian kompetensi lulusan.

Melalui keikutsertaan dalam workshop ini, Pimpinan Prodi Pendidikan Bahasa Arab FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo diharapkan dapat memperkuat arah pengembangan kurikulum prodi agar semakin relevan dengan kebutuhan akademik, profesional, dan sosial-keagamaan masyarakat. Kegiatan selama dua hari ini menjadi momentum penting bagi seluruh program studi untuk melakukan pembenahan kurikulum secara terencana dan berkelanjutan. Dengan penerapan kurikulum berbasis OBE, IAIN Sultan Amai Gorontalo terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang unggul, kompeten, adaptif, dan mampu berkontribusi dalam perkembangan ilmu pengetahuan serta pembangunan masyarakat.

 

 

Author : Ria Syarifah