Gorontalo, Kamis 26 Februari 2026_Pimpinan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Sultan Amai Gorontalo Mukhtar I. Miolo, M.Pd dan Suharia Sarif, M.Pd.I mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembahasan Draf Rancangan Ortaker dan Statuta IAIN Sultan Amai Gorontalo. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis, 25–26 Februari 2026, bertempat di Aula Rektorat lantai 4.

Acara dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag., yang dalam sambutannya menyatakan dukungan penuh institusi terhadap upaya harmonisasi regulasi kelembagaan menjelang transformasi menuju UIN. Rektor menekankan pentingnya sinergi antara pusat dan kampus untuk menghasilkan draf yang tidak hanya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, tetapi juga mencerminkan karakter kelembagaan dan nilai-nilai keislaman yang menjadi ciri perguruan tinggi.

Kegiatan diikuti oleh peserta dari berbagai unsur sivitas akademika IAIN Sultan Amai, termasuk pimpinan fakultas, ketua jurusan, dosen, dan staf adminstrasi yang terlibat dalam penyusunan naskah akademik dan regulasi kelembagaan. Selain itu hadir pula Rektor IAIN Kendari Prof. Dr. Husain Insawan, M.Ag dan Kepala Biro AUAK IAIN Kendari.

Selama dua hari, rangkaian kegiatan mencakup sesi pemaparan materi inti, diskusi panel yang fokus pada struktur organisasi, tugas dan fungsi unit, ketentuan akademik, tata kelola sumber daya manusia, serta mekanisme penjaminan mutu internal.

Bimtek menghadirkan narasumber dari unsur pusat pengelola regulasi, yakni H. Luqman Hakim, S.Ag., M.Pd. dari Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI yang memaparkan kerangka kebijakan dan langkah-langkah teknis penyusunan draf ortaker serta statuta. Kegiatan juga didampingi oleh Analis SDM Aparatur Ahli Muda Kementerian Agama, Hasyim Khumaedi, S.Kom., M.M., yang memberikan pembahasan terkait aspek sumber daya manusia, struktur organisasi, serta mekanisme pengisian dan manajemen jabatan akademik dan administratif di lingkungan perguruan tinggi keagamaan negeri.

Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kementerian Agama RI, Dr. Nur Arifin, M.Pd., turut memberikan materi penting yang menitikberatkan pada standar redaksional, konsistensi nomenklatur kelembagaan, serta mekanisme harmonisasi antar-peraturan. Dr. Nur Arifin menjelaskan prinsip-prinsip penyusunan ortaker dan statuta yang efektif, termasuk penyusunan tugas dan fungsi yang tidak tumpang tindih, pengaturan mekanisme akuntabilitas dan pengawasan internal, serta pedoman teknis pengintegrasian nilai-nilai keislaman dalam setiap pasal. Selain itu, ia menekankan pentingnya pelibatan pemangku kepentingan kampus dalam proses penyusunan untuk memastikan kebijakan yang dihasilkan aplikatif dan berdampak positif bagi tata kelola institusi.

Pimpinan Jurusan Pendidikan Bahasa Arab menyampaikan apresiasi atas materi yang disampaikan, terutama terkait panduan teknis redaksional dan mekanisme pengesahan dokumen. Menurutnya, Bimtek ini memberi pencerahan penting dalam proses finalisasi draf ortaker dan statuta sehingga dokumen yang dihasilkan nanti dapat menjadi payung hukum yang kuat sekaligus selaras dengan tujuan institusi.
Dengan diadakannya Bimtek ini, diharapkan IAIN Sultan Amai Gorontalo, termasuk Jurusan Pendidikan Bahasa Arab FITK, mampu memperkuat tata kelola kelembagaan dan menyiapkan regulasi yang matang menjelang penguatan status institusi ke jenjang UIN.
Author : Ria Syarifah
