Gorontalo Utara_Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN SMART, sejumlah 31 orang, telah mengikuti pembukaan sekaligus pelepasan Kuliah Kerja Sosial Tematik (KKS-T) tahun 2026. Acara ini dilaksanakan di Gorontalo Utara dan menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam pembangunan masyarakat. KKS-T tahun ini mengangkat tema “IAIN Mopomulo: Sinergi Mahasiswa dan Masyarakat dalam Membangun Desa Hijau, Mandiri, Berbudaya, dan Religius”. Dosen PBA selaku Dosen Pembimbing Lapangan diantaranya; Dr. Muhammad Nur Iman, M.Pd, Muhammad Zainul Arifin, M.Pd.I, Moh. Zulkifli Paputungan, M.Pd,I, dan Dzulkifli M. Mooduto, S.S.,M.A. (Rabu, 21 Januari 2026).

Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Gorontalo Utara, Rektor IAIN SMART, para Warek, Kepala Biro AUAK, para Dekan, Sekretaris Daerah (Sekda), Asisten 1, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta para Wakil Rektor dan Dekan. Dalam sambutannya, Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, S.Pd., M.Pd.I, menekankan pentingnya kerja sama antara mahasiswa dan masyarakat dalam menciptakan perubahan positif di daerah.
“Saya berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Melalui program KKS-T ini, marilah kita bersama-sama membangun desa yang lebih baik dan berkelanjutan,” ungkap Thariq Modanggu. Ia juga menekankan bahwa peran mahasiswa tidak hanya terbatas pada teori, tetapi juga harus mampu mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki dalam konteks sosial nyata.

Rektor IAIN SMART, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag, dalam sambutannya juga memberikan dorongan kepada mahasiswa untuk mengambil peran aktif dalam kegiatan ini. “Kita sedang berada di zaman di mana kolaborasi sangat diperlukan. Saya percaya bahwa melalui KKS-T, mahasiswa akan mampu menjalin kemitraan yang kuat dengan masyarakat. Ini adalah kesempatan untuk belajar, tumbuh, dan berkontribusi langsung,” ujarnya.
Setelah sambutan dari kedua pemimpin tersebut, dilakukan penyerahan duplikat bendera pusaka dan bendera Merah Putih yang menjadi simbol semangat perjuangan. Acara ini merupakan tanda dimulainya serangkaian kegiatan KKS-T yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa di berbagai desa dalam wilayah Gorontalo Utara. Para peserta kemudian melanjutkan kegiatan dengan menuju Kantor Bupati Gorontalo Utara untuk mengikuti penyerahan bendera.

Di Kantor Bupati, acara dilanjutkan dengan kesan dan pesan dari sejumlah kepala dinas serta stakeholder yang hadir. Mereka menekankan harapan akan adanya sinergi antara mahasiswa dan pemerintah daerah dalam memberdayakan masyarakat serta mewujudkan desa-desa yang lebih mandiri dan religius.
Setelah penyerahan di Kantor Bupati, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Perbatasan Pontolo, dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekda, para asisten, serta beberapa kepala bagian. Kegiatan ini semakin mempertegas komitmen semua pihak untuk mendukung program KKS-T dalam rangka membuat dampak positif bagi masyarakat.

Dengan semangat yang tinggi, mahasiswa PBA FITK IAIN SMART siap menjalani program KKS-T ini. Mereka diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan desa yang hijau, mandiri, berbudaya, dan religius, sejalan dengan tema kegiatan yang diusung.

Dengan adanya acara pembukaan dan pelepasan KKS-T ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktis, tetapi juga dapat menginspirasi masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan yang lebih baik. Semoga langkah awal ini dapat membawa manfaat bagi semua pihak yang terlibat di Gorontalo Utara.
Author : Ria Syarifah
