MAHASISWA PBA IKUTI PELEPASAN PPL SEMESTER GENAP 2025/2026

BERITA FAKULTAS BERITA HMJ BERITA PRODI

Kamis, 9 April 2026, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo menyelenggarakan kegiatan pelepasan mahasiswa Praktik Persekolahan Lapangan (PPL). Bertempat di Aula FITK, kegiatan ini menjadi momentum penting sebagai tanda dimulainya tahapan praktik mahasiswa di lapangan, sekaligus sebagai upaya pemantapan kesiapan peserta didik calon guru sebelum terjun langsung ke sekolah.

Kegiatan pelepasan berlangsung hangat dan diikuti seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pimpinan fakultas, para dosen pembimbing lapangan, panitia penyelenggara, hingga peserta PPL. Sebagaimana agenda acara, seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan pada sesi pembukaan dan sambutan resmi dari pimpinan fakultas sebagai bentuk dukungan moral dan arahan kepada mahasiswa yang akan melaksanakan PPL.

Sambutan Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Prof. Dr. H. Arten Mobonggi, M.Pd., disampaikan secara resmi di awal acara. Dalam sambutannya, Dekan menekankan bahwa PPL bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan proses pembelajaran nyata untuk membangun pengalaman, karakter, serta keterampilan profesional calon pendidik. Dekan juga mengingatkan agar mahasiswa memanfaatkan kesempatan praktik ini sebaik-baiknya untuk memperkuat kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional.

 

Lebih lanjut, Dekan berpesan agar peserta PPL menjaga nama baik fakultas dengan menunjukkan sikap disiplin, bertanggung jawab, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Dekan juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, guru pamong, serta dosen pembimbing agar pelaksanaan PPL berjalan efektif dan menghasilkan capaian yang bermakna. Melalui arahan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menyelaraskan teori yang dipelajari di kampus dengan praktik di lapangan.

Pada kesempatan yang sama, Dekan menegaskan bahwa kegiatan PPL menjadi jembatan antara pendidikan akademik dan dunia nyata pembelajaran. Dekan mengharapkan agar mahasiswa dapat menunjukkan keteladanan dalam cara berkomunikasi, etika profesi, serta kesiapan mengelola pembelajaran sesuai kebutuhan peserta didik. Dengan demikian, PPL diharapkan tidak hanya menghasilkan laporan kegiatan, tetapi juga menghasilkan peningkatan kompetensi calon guru.

Setelah sambutan Dekan, acara dilanjutkan dengan penyampaian arahan dan penguatan dari unsur pimpinan lainnya, yakni Wakil Dekan I, II, dan III serta Kabag TU. Kehadiran pihak-pihak tersebut menjadi penegasan bahwa kegiatan PPL mendapat perhatian penuh dari seluruh elemen fakultas, mulai dari aspek akademik sampai dukungan administrasi dan kelancaran kegiatan selama pelaksanaan di sekolah.

Sebanyak 21 mahasiswa Jurusan PBA turut mengikuti pelepasan ini. Mahasiswa ditempatkan pada beberapa sekolah yang tersebar di Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo. Penempatan dilakukan sesuai pertimbangan kebutuhan sekolah sekaligus penguatan pengalaman praktik bagi mahasiswa, agar proses belajar mengajar yang akan dilakukan memiliki konteks yang nyata dan relevan dengan kondisi sekolah.

Pada sesi berikutnya, Ketua Jurusan PBA, Mukhtar I. Miolo, M.Pd., menyampaikan komentar sekaligus dukungan kepada seluruh peserta PPL. Mukhtar I. Miolo menegaskan bahwa PBA memiliki peran strategis dalam menyiapkan calon pendidik yang tidak hanya menguasai materi bahasa Arab, tetapi juga mampu menyusun strategi pembelajaran yang menarik, komunikatif, dan sesuai karakter peserta didik.

Ketua Jurusan juga mengingatkan agar mahasiswa PBA menjadikan masa PPL sebagai ruang latihan profesional yang sungguh-sungguh. Ia berharap peserta PPL dapat memperhatikan kualitas perencanaan pembelajaran, ketepatan metode, serta kemampuan mengelola kelas. Mukhtar I. Miolo menekankan pentingnya refleksi setelah praktik berlangsung, sehingga setiap proses pembelajaran menjadi bahan perbaikan untuk kegiatan berikutnya.

Menutup rangkaian pelepasan, Ketua Jurusan kembali menyampaikan harapan agar para mahasiswa menjaga integritas akademik dan kedisiplinan selama berada di sekolah penempatan. Ia menambahkan bahwa keberhasilan PPL diukur dari kesungguhan mahasiswa dalam menjalankan tugas, bekerja sama dengan pihak sekolah, serta menghasilkan dampak positif melalui praktik mengajar. Dengan arahan dari pimpinan fakultas dan jurusan, seluruh peserta PPL siap berangkat menjalankan praktik persekolahan lapangan di sekolah-sekolah yang telah ditetapkan.

 

 

Author : Ria Syarifah