Gorontalo, 10 Maret 2025 – Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Sultan Amai Gorontalo mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pedoman Pencegahan Kekerasan Seksual (PPKS) yang diselenggarakan di Aula FITK. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pentingnya menciptakan lingkungan aman dan bebas dari kekerasan seksual di kampus.
Sosialisasi ini dihadiri oleh Dr. Ratni Bt. Hj Bahri, M.Pd.I., dosen sekaligus Ketua Jurusan PBA, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Dr. Ratni menekankan bahwa pendidikan tentang pencegahan kekerasan seksual harus menjadi perhatian utama di kalangan mahasiswa. “Kita perlu membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mencegah dan menangani kekerasan seksual. Ini bukan hanya tanggung jawab institusi, tetapi juga tanggung jawab kita sebagai mahasiswa,” ujar Dr. Ratni.
Mahasiswa terlihat antusias mengikuti sesi pelatihan yang juga melibatkan diskusi interaktif. Dalam kegiatan ini, mereka belajar tentang identifikasi bentuk-bentuk kekerasan seksual dan mekanisme yang dapat diambil ketika kasus tersebut terjadi. Selain itu, para peserta juga diajak untuk merumuskan strategi dalam mendorong lingkungan yang lebih aman dan responsif gender di kampus.
Berbagai studi kasus dibahas dalam sesi diskusi, memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berbagi pengalaman dan pendapat. “Forum ini sangat penting untuk saling berbagi pengetahuan. Kita jadi lebih paham tentang isu-isu kekerasan seksual dan cara-cara yang bisa kita ambil untuk mengatasi masalah ini di lingkungan kita,” kata salah satu mahasiswa setelah acara.
Tak hanya itu lembaga kampus menyediakan layanan konsul via email : (pba@iaingorontalo.ac.id), dan bila mereka membutuhkan konsultasi secara langsung dapat mendatangi kantor PGSA bertempat di kampus 1.
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh mahasiswa PBA dan memberikan mereka keterampilan praktis dalam menghadapi isu-isu kekerasan seksual yang mungkin terjadi. Dengan memahami dan mengimplementasikan pedoman PPKS, diharapkan mahasiswa akan lebih proaktif dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan aman.
Sebagai penutup, kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya IAIN Sultan Amai Gorontalo untuk mengedepankan nilai-nilai keadilan, keamanan, dan kesejahteraan bagi seluruh civitas akademika. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya menjadi agen perubahan di lingkungan kampus, tetapi juga dapat menjadi contoh positif di masyarakat.
Author : Ria Syarifah
