Gorontalo_ Rabu (08/02/2023) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan sebagai lembaga pendidikan terus berupaya untuk mencetak lulusannya menjadi calon pendidik dan tenaga kependidikan yang profesional. Kemampuan ini diukur dari sejauh mana para lulusan memiliki kompetensi kependidikan, baik kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian maupun sosial. Oleh karena itu, Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) merupakan salah satu program yang sangat signifikan dalam memenuhi kebutuhan tersebut, sehingga perlu diberikan pemahaman mengenai hal ini yang dapat dibingkai dalam kegiatan pembekalan PLP 2 selama 2 hari mulai dari tanggal 08-09 Februari bertempat di Aula Institut kampus 2.
Kegiatan dibuka langsung oleh Dekan FITK Dr. H. Said Subhan Posangi, M.Pd.I sekaligus berkesempatan memberikan sambutan serta penguatan kepada seluruh mahasiswa peserta PLP 2.
“PLP adalah Mata Kuliah Wajib Fakultas (MKWF) yang berbentuk kegiatan proses perkuliahan di luar kampus meliputi latihan memperagakan unjuk kerja keguruan dan manajerial. Mahasiswa yang mengikuti PLP ini perlu diberikan pemantapan dalam penguasaan kemampuan akademik dan kemampuan profesionalnya menjadi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang mampu bersaing dalam peningkatan mutu proses pendidikan serta dapat menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dan peluang kehidupan yang semakin kompleks”. Ucap Dekan FITK.
Kegiatan PLP 2 di FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo diikuti oleh para mahasiswa dari Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Tadris Bahasa Inggris (TBI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Kegiatan ini diarahkan untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa praktikan sekaligus sebagai wahana untuk menerapkan pengalaman teoritis yang telah diperolehnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi dari para Narasumber yang berkompeten. Narasumber kali ini menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo Sri Kilan Pakaya, M.Pd mengenai Kebijakan Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar. Selain itu, peserta dibekali juga dengan teknik penyusunan perangkat dan pembuatan video pembelajaran, desain project dalam pengelolaan administrasi sekolah, teknik penyusunan instrumen penilaian & pelaporan serta arah kebijakan pengenalan lapangan persekolahan (PLP).
PLP pun sendiri terbagi ke dalam 3 tahap; PLP 1, PLP 2 dan PPL. PLP 2 yang dilaksanakan kali ini diikuti oleh mahasiswa FITK sebanyak 355 orang, 53 orang diantaranya berasal dari jurusan Pendidikan Bahasa Arab yang turut serta dalam kegiatan ini dengan didampingi oleh Dosen Pendamping sejumlah 45 orang dan 11 diantaranya merupakan dosen PBA yaitu; Dr. Ratni Bt. Hj. Bahri, M.Pd, Mukhtar I. Miolo, M.Pd, Dr. H. Ibnu Rawandhy N. Hula, SS.,M.A, Dr. Abdullah, M.Pd, Nur Iman, M.Pd, Hj. Musdelifah Abu Samad, M.Pd.I, Dzulkifli Mooduto, SS.,M.A, Suharia Sarif, M.Pd.I, Asfar Rinaldy, M.Pd. Kesemuanya terbagi ke sekolah/madrasah yang berbeda.
Pelaksanaan PLP 2 mengambil sebanyak 45 sekolah/madrasah yang tersebar di Kab. Gorontalo mulai dari tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/Aliyah. Kegiatan pun diakhiri dengan pembagian lokasi PLP dan penetapan peserta dihari ke-2.
