Gorontalo, 21 November 2024 – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIN Sultan Amai Gorontalo sukses menyelenggarakan Seminar Internasional bertajuk “Pengajaran Bahasa Arab antara Harapan dan Tantangan di Era Society 5.0.” Acara yang diadakan di Auditorium Gedung Rektorat Lantai IV Kampus 1 ini dihadiri oleh para dosen, mahasiswa, serta tamu undangan dari lingkungan akademik IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Seminar ini dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. H. Zulkarnain Suleman, M.HI., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan kapasitas pengajar serta dorongan untuk menciptakan inovasi dalam penerapan metode pembelajaran kolaboratif.

Acara diawali dengan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara IAIN Sultan Amai Gorontalo dan Muhammadiyah Islamic College Singapore. Penandatanganan MoU tersebut dilakukan langsung oleh Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. H. Zulkarnain Suleman, M.HI., dan Rektor Muhammadiyah Islamic College Singapore, yang diwakili oleh Dr. H. Saifuddin Amin, MA., selaku Dean of Cellege. Kerja sama ini mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia, yang diharapkan dapat menjadi dasar bagi berbagai program kolaboratif, termasuk seminar dan workshop Internasional untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab.

Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan MoU, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIN Sultan Amai Gorontalo juga melakukan penandatanganan Implementation Agreement (IA) dengan Muhammadiyah Islamic College Singapore. Penandatanganan kesepakatan ini menjadi langkah konkret dalam menjabarkan isi MoU ke dalam bentuk kegiatan nyata, khususnya melalui Seminar Internasional Pengajaran Bahasa Kolaboratif.

Acara seminar dilanjutkan dengan pemaparan materi dari dua narasumber terkemuka. Dr. Hairuddin, Lc., M.Pd.I. dan Dr. Hj. Ratni Bahri, M.Pd.I., keduanya dari Jurusan PBA Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo, membahas “Strategi Kolaboratif dalam Pengajaran Bahasa Arab di Era Digital.” Sementara itu, Dr. H. Saifuddin Amin, M.A. dari Muhammadiyah Islamic College Singapore memaparkan materi mengenai “Integrating Technology and Collaboration in Arabic Language Learning.”

Seminar ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dan inspirasi bagi para pengajar serta mahasiswa untuk meningkatkan metode pembelajaran bahasa Arab di tengah tantangan era digital yang terus berkembang.

Kegiatan workshop berlangsung secara interaktif melalui penyajian materi, diskusi panel, dan tanya jawab antara peserta dan narasumber. Suasana akademik yang terbentuk menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, terutama dalam membahas penerapan pendekatan kolaboratif dalam konteks pembelajaran bahasa Arab di era digital dan multikultural.
Di akhir kegiatan, dilakukan penyerahan cendera mata antara kedua institusi sebagai simbol komitmen untuk melanjutkan kerja sama dalam bentuk yang lebih luas, seperti joint teaching, research collaboration, dan pengembangan kurikulum kolaboratif berbasis internasional.
Author : Ria Syarifah
