Gorontalo_Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo mengikuti Yudisium Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang dilaksanakan di Aula FITK, Jumat, 26 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu momentum akademik penting bagi mahasiswa setelah menyelesaikan seluruh rangkaian praktik mengajar dan pengabdian di sekolah/madrasah mitra.

Yudisium PPL tersebut diikuti oleh lebih dari 200 mahasiswa dari seluruh program studi yang berada di lingkungan FITK. Para peserta telah menjalani proses praktik lapangan sebagai bagian dari penguatan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian sebagai calon pendidik. Melalui kegiatan PPL, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan pengalaman nyata di satuan pendidikan.
Acara yudisium dibuka secara resmi oleh Dekan FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Arten H. Mobonggi, M.Pd. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Dekan II Dr. Damhuri, M.Ag., Wakil Dekan III Dr. Hasyim Mahmud Wantu, M.Pd.I., Kepala Bagian FITK Asria Mahmud, M.Pd., Ketua Jurusan PBA Mukhtar I. Miolo, M.Pd., Sekretaris Jurusan PBA Suharia Sarif, M.Pd.I., para ketua jurusan, sekretaris jurusan, serta dosen di lingkungan FITK.

Dalam sambutannya, Dekan FITK menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa peserta PPL yang telah menyelesaikan tugas akademik dengan baik. Ia menegaskan bahwa PPL bukan hanya kegiatan formal perkuliahan, tetapi juga proses pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesiapan mahasiswa untuk terjun ke dunia pendidikan. Menurutnya, mahasiswa FITK harus mampu menjadi calon guru yang tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga memiliki akhlak, integritas, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Lebih lanjut, Prof. Dr. Arten H. Mobonggi, M.Pd., menyampaikan bahwa pengalaman selama PPL harus menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam membangun profesionalisme sebagai calon pendidik. Ia berharap seluruh peserta yudisium dapat menjaga nama baik almamater serta terus mengembangkan kemampuan diri, baik dalam aspek akademik maupun keterampilan mengajar. Dekan juga memberikan penghargaan kepada dosen pembimbing, guru pamong, serta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan PPL.
Proses kegiatan yudisium berlangsung dengan khidmat dan tertib. Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne IAIN Sultan Amai Gorontalo, dilanjutkan dengan laporan panitia pelaksana. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan peserta Yudisium Praktik Pengalaman Lapangan sebagai bentuk pengesahan bahwa mahasiswa telah dinyatakan menyelesaikan seluruh tahapan PPL sesuai ketentuan akademik yang berlaku.

Salah satu momen penting dalam yudisium tersebut adalah pengumuman peserta terbaik Praktik Pengalaman Lapangan. Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Fauzan Damulawan, berhasil meraih predikat Terbaik I sebagai peserta PPL pada yudisium kali ini. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Jurusan Pendidikan Bahasa Arab karena mampu menunjukkan kualitas mahasiswa PBA dalam menjalankan praktik pembelajaran di lapangan.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyerahkan sertifikat penghargaan kepada para peserta terbaik PPL. Penyerahan sertifikat kepada Fauzan Damulawan sebagai Terbaik I disambut dengan penuh rasa bangga oleh pimpinan fakultas, jurusan, dosen, dan mahasiswa yang hadir. Ketua Jurusan PBA Mukhtar I. Miolo, M.Pd., menyampaikan bahwa capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa PBA lainnya untuk terus berprestasi, menjaga disiplin akademik, serta menunjukkan kompetensi terbaik sebagai calon guru bahasa Arab yang unggul dan berdaya saing.

Terlaksananya Yudisium Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ini dapat menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen bagi seluruh mahasiswa FITK, khususnya mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, untuk terus meningkatkan kualitas diri sebagai calon pendidik profesional. Melalui pengalaman PPL, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan mengajar, membangun komunikasi yang baik dengan peserta didik, memahami dinamika sekolah/madrasah, serta menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan keteladanan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat melahirkan lulusan FITK yang unggul, berkarakter, adaptif, dan siap berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan di tengah masyarakat.
Author : Ria Syarifah