PIMPINAN PRODI DAN DOSEN PBA HADIRI SILATURAHMI SWASEMBADA PANGAN BERSAMA MENTERI PERTANIAN RI

BERITA FAKULTAS BERITA PRODI

Gorontalo_Pimpinan Program Studi dan dosen Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Sultan Amai Gorontalo menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Tausiyah Swasembada Pangan yang mengangkat tema “Urgensi Hilirisasi dan Inovasi Terapan Berbasis Ekoteologi”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rektorat Lantai 4 IAIN Sultan Amai Gorontalo pada 22 Juni 2026 dan menghadirkan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi sivitas akademika IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam memperluas wawasan tentang ketahanan pangan, hilirisasi hasil pertanian, serta pentingnya inovasi terapan yang berlandaskan nilai-nilai ekoteologi. Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag, bersama seluruh unsur pimpinan institut, pimpinan fakultas, pimpinan program studi, tenaga kependidikan, dosen, dan mahasiswa dari berbagai jurusan.

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran Menteri Pertanian di kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi perguruan tinggi keagamaan Islam untuk ikut berkontribusi dalam membangun kesadaran akademik dan sosial tentang pentingnya kemandirian pangan nasional.

Rektor juga menegaskan bahwa tema ekoteologi sangat relevan dengan karakter IAIN Sultan Amai Gorontalo sebagai perguruan tinggi Islam yang tidak hanya mengembangkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai spiritual, moral, dan kepedulian terhadap lingkungan. Ia berharap mahasiswa mampu memahami bahwa menjaga alam, mengembangkan pertanian, dan mendukung ketahanan pangan merupakan bagian dari tanggung jawab keilmuan sekaligus pengamalan nilai-nilai keislaman.

Sementara itu, Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P dalam tausiyah dan dialognya menyampaikan bahwa swasembada pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan generasi muda, termasuk mahasiswa. Ia menekankan pentingnya hilirisasi pertanian, pemanfaatan teknologi, inovasi berbasis kebutuhan masyarakat, serta semangat kolaborasi antara kampus, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat sektor pangan nasional.

Kegiatan berlangsung semakin menarik melalui sesi dialog interaktif antara Menteri Pertanian dan mahasiswa. Para mahasiswa diberi ruang untuk menyampaikan pertanyaan, pandangan, serta gagasan terkait peluang generasi muda dalam bidang pertanian, inovasi pangan, kewirausahaan, dan pengembangan potensi lokal. Dalam dialog tersebut, Menteri Pertanian memberikan motivasi agar mahasiswa tidak hanya berpikir sebagai pencari kerja, tetapi juga sebagai pencipta perubahan melalui ide-ide kreatif dan inovasi terapan.

Pada momentum istimewa tersebut, salah satu mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Fauzan Damulawan, mendapatkan hadiah langsung dari Menteri Pertanian sebesar Rp5.000.000. Pemberian hadiah ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Jurusan Pendidikan Bahasa Arab FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo, sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk aktif, percaya diri, dan berani tampil dalam forum-forum akademik maupun nasional. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran sivitas akademika tentang pentingnya kontribusi perguruan tinggi Islam dalam mendukung swasembada pangan, inovasi berkelanjutan, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Author : Ria Syarifah