Jum’at, 18 Maret 2022 digelar pelantikan Komunitas Mahasiswa Pejuang Al-Qur’an Tahun Pembinaan 2022/2023 bertempat di Aula Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo. Komunitas Mahasiswa Pejuang Al-Qur’an yang disingkat dengan KOMPAQ merupakan organisasi kedua Intra Ma’had Al-Jami’ah yang memiliki visi dan misi dalam memberantas melek baca tulis Al-Qur’an dan mereka juga akan turut serta dalam membina dan mengajarkan cara membaca Al-Qur’an dengan baik dan fasih khususnya bagi mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Latar belakang terbentuknya komuntitas KOMPAQ ini adalah berawal dari rasa keprihatinan dan kerisauan pengelola Ma’had Al-Jami’ah IAIN Sultan Amai Gorontalo terhadap mahasiswa-mahasiswa yang masih melek dalam baca tulis Al-Qur’an dengan baik dan benar, maka dengan ini UPT Pusat Ma’had Al-Jami’ah memandang perlu untuk melakukan langkah pembinaan dengan menggulirkan suatu program bernama Pendampingan Intensif BTHQ yang disingkat (PIN BTHQ) guna membantu mahasiswa yang belum dinyatakan lulus BTHQ agar bisa mencapai standar kompetensi kemahiran yang telah ditetapkan dalam panduan yang dibuat oleh UPT Pusat Ma’had Al-Jami’ah. Para pendamping tersebut diistilahkan sebagai “Tutor Sebaya” yang berasal dari unsur mahasiswa yang telah direkrut dan diuji serta dibekali pelatihan khusus sebagai Tutor Sebaya dalam sebuah pelatihan tentang metode praktis BTHQ yang telah berlangsung pada tanggal 03 maret 2022.
Tugas utama KOMPAQ yaitu menjadi “Tutor Sebaya” dalam kegiatan pendampingan BTHQ yang telah direkrut dan diuji serta dibekali pelatihan khusus sebagai “Tutor Sebaya” dalam sebuah pelatihan tentang metode praktis BTHQ yang telah berlangsung pada tanggal 03 maret 2022. Tentunya, mereka juga memiliki tugas dalam menjalankan program kerja yang menarik dan keren yang terfokus dalam meningkatkan kompetensi dan mencetak kader yang ahli Al-Qur’an, serta bisa menghadirkan sentuhan-sentuhan budaya dalam hal baca, tulis dan hafal Al-Qur’an di lingkungan IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Tak melewatkan kesempatan emas ini, mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Arab turut andil mengambil bagian dari program yang dicanangkan oleh UPT Pusat Ma’had al-Jami’ah untuk menjadi bagian dari kader-kader Al-Qur’an dengan menjadi “Tutor Sebaya” dalam membantu memberantas buta baca tulis dan hafal Qur’an di lingkungan kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo. Mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Arab yang masuk sebagai “Tutor Sebaya” sebanyak 6 orang dari semester yang berbeda. Zulkifli Dali mahasiswa semester 6 menjabat sebagai Ketua KOMPAQ, Nur’ain Yasin semester 4 sebagai bendahara, Nicky Lasango semester 2 sebagai Ketua Divisi, Magfirah Makalalag semester 4 sebagai Anggota Divisi Humas dan Publikasi, dan Fadila Paputungan semester 4 sebagai Anggota Divisi Pengembangan Al-Qur’an.

Gambar 1.
Prosesi Pelantikan oleh Mudir Ma’had Al-Jami’ah IAIN Sultan Amai Gorontalo Dr. Dulsukmi Kasim, Lc.,M.HI
Acara pelantikan ini dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat Pelatihan Tutor sebaya BTHQ, dan sekaligus Lauching Komunitas Mahasiswa Pejuang Al-Qur’an (KOMPAQ). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Dr. Roni Mohamad S.E., M.Si, Wakil Dekan 1 Fakultas Syari’ah Dr. Hamdan Ladiku, S.Ag., M.HI, Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan Dr. Damhuri, M.ag, Mudir Ma’had Al-Jami’ah Dr. H. Dulsukmi Kasim Lc., M.HI, Pengelola UPT Pusat Ma’had Al-Jami’ah, Unit Kegitan Mahasiswa (UKM). serta seluruh Anggota Komunitas Mahasiswa Pejuang Al-Qur’an.

Gambar 2.
Launching Komunitas Mahasiswa Pejuang Al-Qur’an (KOMPAQ) oleh Mudir Ma’had Al-Jami’ah IAIN Sultan Amai Gorontalo Dr.H.Dulsukmi Kasim,Lc.,M.HI
Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan III Dr. Damhuri M.Ag sekaligus memberikan sambutan dalam kegiatan ini. Beliau menuturkan bahwa “Komunitas seperti ini adalah sesuatu yang sangat dirindukan. Menurut saya jumlah mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo yang berkisar 6000 -an orang, hanya 30 orang ini yang terseleksi, ini adalah sesuatu yang luar biasa. dan harapannya organisasi-organisasi yang ada dilingkungan IAIN Sultan Amai bisa terwarnai dengan adanya Komunitas ini. Terus terang, beberapa tahun terakhir, kekhawatiran maupun kecemasan kita adalah ketika melihat mahasiswa gagal dalam kompetensi membaca Al-Qur’an. Jangan sampai mahasiswa kita lulus dan jadi sarjana nanti, akan tetapi mereka masih buta huruf dalam membaca Al-Qur’an, dan semoga dengan lahirnya komunitas ini bisa membumikan Al-Qur’an serta bisa ikut serta membantu dan membina mahasiswa dalam belajar Al-Qur’an dilingkungan IAIN Sultan Amai Gorontalo.” Ujar Wakil Dekan III dalam sambutannya.
Hal senada pula diungkapkan oleh Mudir Ma’had al-Jami’ah IAIN Sultan Amai Gorontalo Dr. Dulsukmi Kasim, Lc.,M.HI yang dalam kesempatan ini pula turut memberikan sambutan. Dalam sambutannya menyatakan bahwa dengan hadirnya Komunitas Mahasiswa Pejuang Al-Qur’an (KOMPAQ) ini, semoga keberadaan kalian dikomunitas ini tidak hanya terpaku pada tugas kalian sebagai “Tutor Sebaya” semata, tetapi bagaimana kalian bisa lebih dari itu, bagaimana kalian bisa lebih mendekati dan mengajak kawan-kawan kalian yang masih jauh dengan Al-Qur’an untuk bisa sama-sama membuka dan belajar al-Quran, karena sesungguhnya orang yang dekat dengan Al-Qur’an tidak akan pernah merasa rugi ketika selalu berinteraksi dengan Al-Qur’an.” Ujar Mudir Ma’had Al-Jami’ah dalam sambutannya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Sekretaris Ma’had Al-Jami’ah Abdul Kadir Ismail, S.Pd, M.Hum yang menetapkan Anggota Komunitas ini berjumlah 30 Orang yang terdiri dari mahasiswa kampus 1 dan kampus 2 yang tentunya merangkum 4 fakultas yang ada di IAIN Sultan Amai Gorontalo. Setelah itu, dilanjutkan dengan proses pelantikan oleh Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Dekan 1 Fakultas Syariah Dr. Hamdan Ladiku, S.Ag., M.HI, yang sekaligus berkesempatan memberikan sambutan dalam kegiatan ini.
“Mengajarkan Al-Qur’an kepada orang lain akan menjadi amalan kebaikan bagi kalian. Dan misi unggulan di kampus kita IAIN Sultan Amai Gorontalo yakni bagaimana kita mampu untuk mengaungkan Al-Qur’an. Seperti yang kita ketahui orang tidak melihat sebuah perjuangan, tapi orang hanya melihat sebuah keberhasilan. Saya akan turut membantu dan mendukung para “Tutor Sebaya” dalam menggaungkan misi unggulan dari kampus kita yakni memberatas buta huruf dalam membaca dan menulis, serta menghafal Al-Qur’an.” Ujar Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam sambutannya yang diwakili oleh Wakil Dekan 1 Fakultas Syari’ah.
Ketua terpilih dalam komunitas ini adalah Zulkifli Dali mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Semester 6, Sekretaris Cahyadi Mutiara mahasiswa Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Semester 6, dan Bendahara Nurain Yasin mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Semester 4. Dengan terbentuknya Komunitas Mahasiswa Pejuang Al-Qur’an sungguh memberikan harapan besar bahwa akan ada banyak mahasiswa yang lebih dekat lagi dengan Qur’an serta dapat menciptakan atmosfer budaya cinta Al-Qur’an di lingkungan IAIN Sultan Amai Gorontalo seperti slogan dalam komunitas ini “Bumikan Al-Qur’an, Cerahkan Masa Depan”.

Gambar 3.
Penyematan dan Pemberian Sertifikat kepada Ketua Terpilih Zulkifli Dali Mahasiswa Jurusan PBA oleh Wakil Dekan III Fak. Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Dr. Damhuri.M.Ag
“Semoga dengan adanya komunitas ini, mampu membumikan Al-Qur’an mencerahkan masa depan bagi seluruh mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo, serta kami memohon dukungan dari pihak Institut untuk bisa turut membantu dalam gerakan budaya Cinta Al-Qur’an.” Ujar Zulkifi sebagai ketua terpilih.

Gambar 4.
Sambutan Ketua Terpilih Zulkifli Dali Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab IAIN Sultan Amai Gorontalo
Author : Zulkifli Dali
Editor : Ria Syarifah