Sebanyak 33 mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan mengikuti kegiatan Yudisium Sarjana Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dari jumlah peserta secara keseluruhan 221 orang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula FITK pada Kamis, 09 Juli 2026, dan berlangsung dengan khidmat serta penuh suasana kebahagiaan bagi para calon wisudawan dan wisudawati.
Yudisium ini dibuka secara resmi oleh Dekan FITK, Prof. Dr. Arten H. Mobonggi, M.Pd. Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan proses akademik hingga sampai pada tahap yudisium. Ia menegaskan bahwa yudisium bukan hanya penanda kelulusan administratif, tetapi juga menjadi momentum penting bagi lulusan untuk mempersiapkan diri memasuki dunia pengabdian yang lebih luas.

“Yudisium ini merupakan awal dari tanggung jawab baru. Saudara-saudari tidak hanya membawa gelar akademik, tetapi juga membawa nama baik fakultas, jurusan, keluarga, dan almamater. Karena itu, jadilah lulusan yang berilmu, berakhlak, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat,” ujar Prof. Dr. Arten H. Mobonggi, M.Pd. dalam sambutannya.

Kegiatan yudisium turut dihadiri oleh Wakil Dekan II FITK, Dr. Damhuri, M.Ag., Wakil Dekan III FITK, Dr. Hasyim Ahmad Wantu, M.Pd.I., Kabag Tata Usaha FITK, Dra. Asria Mahmud, para ketua jurusan, sekretaris jurusan, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa calon wisudawan dan wisudawati. Kehadiran unsur pimpinan fakultas, jurusan, dosen, dan tenaga kependidikan menjadi bentuk dukungan terhadap keberhasilan akademik para mahasiswa.

Proses pelaksanaan yudisium diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta laporan akademik terkait mahasiswa yang dinyatakan memenuhi syarat untuk diyudisium. Selanjutnya, dilakukan pembacaan nama-nama peserta yudisium, penetapan kelulusan, serta pengumuman mahasiswa berprestasi berdasarkan capaian Indeks Prestasi Kumulatif.

Dari Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, sebanyak 33 mahasiswa dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Sarjana Pendidikan. Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Mukhtar I. Miolo, M.Pd., bersama Sekretaris Jurusan, Suharia Sarif, M.Pd.I., turut memberikan perhatian dan apresiasi kepada seluruh mahasiswa PBA yang telah menyelesaikan studi dengan baik.
Ketua Jurusan PBA, Mukhtar I. Miolo, M.Pd., dalam komentarnya menyampaikan rasa bangga atas capaian mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab pada yudisium kali ini. Menurutnya, keberhasilan 33 mahasiswa tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan kesungguhan belajar mahasiswa, bimbingan dosen, serta dukungan keluarga dan lingkungan akademik jurusan.
“Kami berharap lulusan Pendidikan Bahasa Arab tidak berhenti pada pencapaian gelar sarjana semata. Lulusan PBA harus mampu menjadi pendidik, pengembang pembelajaran bahasa Arab, serta generasi yang siap berkontribusi di lembaga pendidikan dan masyarakat. Semoga ilmu yang diperoleh selama kuliah menjadi bekal untuk pengabdian yang lebih luas,” ungkap Mukhtar I. Miolo, M.Pd.

Pada yudisium tersebut, beberapa mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab berhasil masuk dalam kategori IPK tertinggi, yaitu Nu’man Abudi, S.Pd., Adittia Batalipu, S.Pd., dan Selfinawati S. Tonom, S.Pd. Prestasi membanggakan juga diraih oleh Nu’man Abudi, S.Pd., yang dinobatkan sebagai peraih IPK tertinggi se-Fakultas. Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Jurusan Pendidikan Bahasa Arab serta menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan prestasi akademik dan kualitas diri.

Melalui terlaksananya kegiatan yudisium ini, diharapkan para lulusan Jurusan Pendidikan Bahasa Arab FITK mampu mengimplementasikan ilmu, keterampilan, dan nilai-nilai akademik yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan. Para lulusan juga diharapkan dapat menjadi sarjana yang berdaya saing, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan bahasa Arab, baik di lingkungan sekolah, madrasah, pesantren, perguruan tinggi, maupun masyarakat secara luas. Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi jurusan untuk terus meningkatkan mutu layanan akademik, pembinaan mahasiswa, dan penguatan kompetensi lulusan agar semakin relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan dan perkembangan zaman.

Author : Ria Syarifah