Gorontalo—Pimpinan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN SMART mengikuti rapat Distribusi Mata Kuliah Semester Genap yang berlangsung di Aula FITK pada Selasa, 13 Januari 2026 pukul 10.00 WITA. Rapat ini dilaksanakan dalam rangka persiapan peralihan semester ganjil ke semester genap dan penataan layanan akademik semester berjalan, sebagaimana tertuang dalam undangan resmi FITK.
Kegiatan dihadiri oleh unsur pimpinan, Dekan FITK Prof. Dr. Arten Mobonggi, M.Pd, Wakil Dekan I Dr. Burhanuddin AK Mantau, M.Pd.I, Wakil Dekan II Dr. Damhuri, M.Ag, Wakil Dekan III Dr. Hasyim Wantu, M.Pd,I, Kabag Tata Usaha Drs. Muchtar Ayuba, M.Pd, serta para tendik. Dalam sambutannya, Dekan FITK menegaskan pentingnya distribusi mata kuliah yang proporsional dan berbasis kompetensi, sinkron dengan kalender akademik serta program penguatan akademik (termasuk asistensi mengajar dan KKS-T), sekaligus memastikan kesiapan pemetaan pembimbing-penguji tugas akhir agar pelayanan akademik semester genap berjalan tertib, efektif, dan akuntabel.

Rapat diikuti oleh unsur Ketua dan Sekretaris Jurusan di lingkungan FITK, dengan agenda meliputi pembahasan Kalender Akademik 2025/2026, distribusi mata kuliah semester genap, distribusi pembimbing dan penguji skripsi, Program Asistensi Mengajar & KKS-T, serta pembahasan MoU dan agenda akademik lainnya. Selain itu, melalui catatan rapat, Kajur/Sekjur juga diarahkan menyiapkan konsep distribusi mata kuliah semester genap serta roadmap pembimbing dan penguji TA untuk Tahun Akademik 2026/2027.
para Kajur dan Sekjur juga diminta menyiapkan konsep distribusi mata kuliah semester genap serta roadmap pembimbing dan penguji Tugas Akhir (TA) untuk Tahun Akademik 2026/2027. Hal ini menjadi langkah awal untuk memastikan pembagian beban mengajar yang proporsional, kelancaran proses bimbingan skripsi, serta sinkronisasi program akademik lintas prodi di FITK.

Terlaksananya rapat Distribusi Mata Kuliah ini memberi manfaat nyata bagi penguatan tata kelola akademik FITK, karena menjadi ruang koordinasi untuk menyelaraskan kalender akademik dengan pembagian beban mengajar yang lebih proporsional, memastikan ketersediaan dosen pengampu sesuai kompetensi, serta memetakan kebutuhan layanan tugas akhir (pembimbing dan penguji) secara lebih terencana. Melalui pembahasan terintegrasi—mulai dari distribusi mata kuliah, asistensi mengajar, KKS-T, hingga agenda kerja sama—program studi dapat mengantisipasi potensi kendala sejak awal, meningkatkan ketepatan penjadwalan, dan memperkuat kepastian layanan akademik bagi mahasiswa.

Hasil rapat ini diharapkan dapat menjadi pedoman operasional yang jelas bagi seluruh prodi dan jurusan dalam menjalankan perkuliahan semester genap secara tertib, efektif, dan akuntabel, sekaligus mendorong peningkatan mutu pembelajaran dan kelancaran penyelesaian studi mahasiswa. Dengan pembagian tugas yang transparan dan kesepahaman lintas unit, FITK diharapkan mampu menghadirkan proses akademik yang lebih disiplin, responsif terhadap kebutuhan mahasiswa, serta konsisten dengan target mutu fakultas dan kebijakan institusi pada Tahun Akademik 2026/2027.
Author : Ria Syarifah