MAHASISWA PBA IAIN GORONTALO IKUTI “PEGADAIAN MENGAJAR”: PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN MELALUI EDUKASI PRAKTIS

BERITA PRODI Tak Berkategori

Gorontalo, 20 November 2025 – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Sultan Amai Gorontalo berpartisipasi dalam kegiatan “Pegadaian Mengajar: Edukasi dan Literasi Keuangan.” Acara ini diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dan bertempat di Aula FEBI.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan FEBI, Dr. Roni Mohamad, S.E., M.Si., yang dihadiri oleh Wakil Dekan I, Dr. Asna Usman Dilo, M.Pd, dosen, dan 91 mahasiswa. Dari jumlah tersebut, 15 mahasiswa merupakan perwakilan dari prodi PBA FITK.

Hadir sebagai pemateri Pimpinan Cabang Pegadaian Limboto, Bapak Nurmubin Husin, yang membagikan pengetahuan mengenai literasi keuangan kepada para peserta. Bapak Nurmubin Husin, Pimpinan Cabang Pegadaian Limboto, menyampaikan materi mengenai pentingnya literasi keuangan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam paparan ini, beliau menjelaskan konsep dasar keuangan, termasuk pengelolaan anggaran, investasi, dan pentingnya menabung. Beliau juga menyentuh bagaimana pemahaman yang baik tentang keuangan dapat membantu individu dalam mengambil keputusan keuangan yang tepat, mencegah utang yang tidak perlu, dan merencanakan masa depan keuangan yang lebih stabil. Dengan menggunakan contoh nyata dan studi kasus, Bapak Nurmabin berhasil menjelaskan langkah-langkah praktis yang dapat diambil oleh mahasiswa untuk mengelola keuangan pribadi mereka.

Selain itu, ia juga menjelaskan berbagai produk yang ditawarkan oleh Pegadaian, seperti tabungan emas dan pinjaman yang berbasis syariah. Ia menekankan bahwa pegadaian tidak hanya sekadar tempat untuk mendapatkan pinjaman, tetapi juga bisa menjadi solusi untuk menabung dengan cara yang aman dan menguntungkan. Materi ini mencapai tujuan untuk membangun kesadaran mahasiswa akan pentingnya investasi dan perlunya memanfaatkan instrumen keuangan yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan di masa depan. Diskusi interaktif di akhir sesi juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk bertanya dan berbagi pandangan mereka mengenai pengalaman keuangan, sehingga menciptakan suasana pembelajaran yang dinamis.

Salah satu manfaat dari kegiatan ini, mahasiswa mengikuti program yang menawarkan 100 tabungan emas gratis dari pihak Pegadaian, yang menjadi motivasi tambahan bagi peserta untuk mengembangkan pemahaman mereka terhadap literasi keuangan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam mengelola keuangan, yang sangat penting bagi masa depan mereka. Acara ini menjadi langkah positif dalam menjembatani antara pendidikan teori dan praktik di dunia nyata.

 

Author : Ria Syarifah