KAJUR PBA IAIN GORONTALO HADIR MENGINSPIRASI MELALUI “KULIAH PAKAR”

BERITA FAKULTAS BERITA HMJ BERITA PRODI

Makassar, 28 Oktober 2024 — Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Ratni Bt. Hj. Bahri, M.Pd.I, menjadi pemateri tamu dalam Kuliah Pakar yang diselenggarakan oleh Program Studi PBA FITK UIN Alauddin Makassar. Acara ini berlangsung di Aula Belajar FITK dengan tema “Desain Pembelajaran Bahasa Arab Perspektif Teori Behaviorisme dalam Buku Al ‘Arabiyyah Baina Yadaik”.

Kuliah Pakar ini juga menghadirkan Dr. Rappe M. Pd.I, Ketua Prodi PBA FITK UIN Alauddin Makassar, sebagai pemateri. Acara dihadiri oleh dosen-dosen dan mahasiswa PBA UIN Alauddin Makassar, yang antusias mengikuti setiap sesi presentasi.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan wawasan mendalam tentang penerapan teori behaviorisme dalam pembelajaran bahasa Arab, serta mengkaji buku “Al ‘Arabiyyah Baina Yadaik” sebagai sumber ajar yang efektif.

Dalam sesi presentasinya, Dr. Ratni menyampaikan sejumlah materi yang sangat relevan. Ia memulai dengan menjelaskan prinsip dasar teori behaviorisme, menekankan pentingnya penguatan positif dan negatif dalam proses pembelajaran. Dengan cara ini, siswa dapat lebih termotivasi dan terlibat aktif dalam belajar.

Selanjutnya, Dr. Ratni menguraikan desain pembelajaran yang berorientasi pada teori behaviorisme. Ia menekankan bahwa dengan menggunakan metode yang tepat, pengajaran dapat menjadi lebih menarik dan efektif. Dalam konteks ini, ia juga melakukan analisis terhadap buku “Al ‘Arabiyyah Baina Yadaik”, menjelaskan bagaimana buku tersebut disusun untuk mendukung pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.

Dr. Ratni juga memperkenalkan metode pengajaran interaktif, yang bertujuan untuk mengajak siswa berpartisipasi aktif dalam proses belajar. Ia memberikan contoh konkret tentang bagaimana teknik-teknik ini dapat diterapkan di dalam kelas. Tidak kalah penting, ia membahas evaluasi pembelajaran, menjelaskan cara-cara untuk mengukur efektivitas metode yang digunakan, sehingga pengajar dapat terus memperbaiki pendekatan mereka.

Dr. Rappe, dalam sesi tambahan, menekankan pentingnya inovasi dalam desain pembelajaran dan bagaimana kurikulum yang fleksibel dapat memenuhi kebutuhan siswa di era modern.

Harapan dari terselenggaranya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas pengajaran bahasa Arab di Indonesia serta membangun jaringan kolaborasi antara institusi pendidikan yang fokus pada pengembangan kompetensi bahasa. Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan dosen dan mahasiswa dapat lebih memahami dan menerapkan teori-teori pembelajaran dalam praktik sehari-hari, serta dapat menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan di dunia pendidikan.

Kegiatan ini dinilai sukses dan memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan pendidikan bahasa Arab di tanah air.

 

Author : Ria Syarifah