Intensive Training Program of English and Arabic merupakan salah satu program Pusat Pengembangan Bahasa IAIN Sultan Amai Gorontalo. Kegiatan ini merupakan program kebahasaan yang bersifat intensive (yakni pembelajaran yang dilakukan secara terfokus dan berkesinambungan). Program ini tergolong baru yakni dimulai pada tahun 2021. Di tahun ini, program intensive terbagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diselenggarakan pada 14 Juli-10 Agustus 2022, dan sesi kedua dilaksanakan pada 21 September-21 Oktober 2022.
Pelaksanaan program ini bertujuan untuk mengasah dan membimbing mahasiswa agar mahir dalam berbahasa. Kegiatan ini sangat membantu para mahasiswa untuk beradaptasi dengan lingkungan bahasa yang ada. Program ini tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa dari kalangan bahasa saja, namun terbuka pula bagi mahasiwa di luar jurusan bahasa. Dan khusus bagi jurusan PBA, kegiatan ini diwajibkan bagi seluruh mahasiswa semester I dan III.
Program tahun ini resmi ditutup pada 27 Oktober 2022 dengan digelar beberapa agenda di dalamnya seperti penganugerahan hadiah kepada peserta terbaik, pemberian beasiswa bagi mahasiswa terfavorit serta penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta yang telah mengikuti program ini. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor III Dr. Lukman Arsyad, M.Pd, Ketua Jurusan PBA, TBI, Dosen, dan juga para Tutor.
Acara diawali dengan pembacaan kalam ilahi oleh salah satu peserta Training. Dilanjutkan dengan sambutan sekaligus penutupan secara resmi Intensive Training Program of English and Arabic 2022 oleh Wakil Rektor III Dr. Lukman Arsyad, M.Pd. Apresiasi yang setinggi-tingginya disampaikan oleh Warek III kepada Pusat Pengembangan Bahasa yang telah memfasilitasi mahasiswa dalam meningkatkan serta menyalurkan bakat dan kemampuan berbahasanya sehigga hal ini sangat memberikan kontribusi besar bagi kemajuan mahasiswa, begitu pula bagi prodinya.
Kepala Pusat Pengembangan Bahasa, Dr. Ibnu Rawandhy N. Hula, M.A. dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa “adanya program ini diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan pada kemampuan diri para mahasiswa begitu pula dalam kemampuan berbahasanya”. Ucapnya.
Berdasar pada tujuan dan harapan Kepala Pusat Pengembangan Bahasa, ternyata program ini membawa dampak positif bagi para mahasiswa. Hal ini didukung dengan ungkapan oleh salah satu peserta program ini, Hasna Pipii yang merupakan mahasiswi jurusan Pendidikan Bahasa Arab berlatarbelakang SMK menuturkan bahawa “Program ini benar-benar membantu saya untuk bisa berbahasa Arab. Banyak hal baru yang saya dapatkan, baik dalam kemampuan istima’, kalam dan kitabahnya. Awal masuk jurusan Bahasa Arab lalu mengikuti program ini, rasanya saya tidak tahu sama sekali apa yang sedang dibicarakan. Hingga setelah berkali-kali dan rutin mengikuti program ini, akhirnya saya merasakan perubahan yang cukup baik pada diri saya.” Tuturnya.
Acara diakhiri dengan penyerahan hadiah kepada para peserta terbaik. Dua diantaranya diraih oleh mahasiswa PBA Nur Rahmawati Paneo dan Nicky Lasanggo.

Penulis :
Nur Rahmawati Paneo
