Hari ini, Jum’at, 20 Desember 2019 mahasiswa PPL yang berada di MAN 1 Kabupaten Gorontalo resmi ditarik kembali setelah mengabdi dan mengais pengalaman selama kurang lebih 2 bulan, tepatnya pada tanggal 25 Oktober – 20 Desember 2019.
Acara yang dimulai pada pukul 08:30 wita, bertempat di Aula MAN 1 Kabupaten Gorontalo yang dihadiri oleh dosen pembimbing, kepala madrasah, staf dewan guru dan tata usaha, mahasiswa serta siswa-siswi MAN 1 Kabupaten Gorontalo.
Dalam sambutannya, kepala MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Dr. H. Rommy Bau S.Ag, M.Pd.I menyampaikan bahwa “meski masa pengabdian mahasiswa PPL di MAN 1 Kabupaten Gorontalo telah berakhir, tetapi saya berharap kerjasama antara mahasiswa dan madrasah masih terus berlanjut, terutama dalam pendampingan kegiatan Tahfidz Alqur’an, yang diramu dalam Program Madrasah Qur’an Ceria, yang sering dilaksanakan oleh MAN 1 Kabupaten Gorontalo”.
Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Dr. Damhuri, M.Ag, selaku pembimbing PPL di madrasah ini dalam sambutannya juga hal yang serupa. Dalam hal ini ia menegaskan bahwa, “penarikan ini hanyalah bersifat formal saja, tetapi apabila madrasah masih membutuhkan dan ingin bekerjasama kembali dengan mahasiswa, khususnya jurusan pendidikan bahasa Arab dalam mendampingi kegiatan tahfidz, hadrah maupun kegiatan lainnya maka kami siap membantu insyaallah”.
Kegiatan penarikan mahasiswa PPL ini ditandai dengan penyerahan plakat oleh dosen pembimbing kepada kepala madrasah, yang dilanjutkan dengan acara penandatangan kerjasama pendampingan tahfidz Alqur’an antara MAN 1 Kabupaten Gorontalo dengan Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo.
“Saya mewakili teman-teman mahasiswa mengucapkan banyak terima kasih karena telah menerima dan membimbing kami selama kurang lebih 2 bulan. Terima kasih juga karena selalu melibatkan kami dalam setiap kegiatan, bahkan diikutsertakan dalam pembuatan berita madrasah, dan mendampingi siswa dalam menghafal Alqur’an pada kegiatan Madrasah Qur’an Ceria. Banyak pengalaman yang luar biasa yang telah kami dapatkan disini. Kami juga memohon maaf kepada seluruh warga madrasah apabila selama kami berada di madrasah ada tutur kata dan perilaku kami yang kurang berkenan di hati bapak dan ibu guru”. Ucap Ningsi Manoppo, yang mewakili mahasiswa PPL dalam menyampaikan kesan.
Acara ini diakhiri dengan foto dan makan bersama antara guru, mahasiswa dan siswa madrasah, semoga MAN 1 Kabupaten Gorontalo bisa menjadi lebih baik lagi dan menjadi madrasah percontohan. amin allahumma amin.
