Gorontalo, 8 September 2026 – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Sultan Amai Gorontalo sukses menyelenggarakan kegiatan Yudisium Semester Genap yang dirangkaikan dengan Penyambutan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027, pada Selasa, 8 September 2026, bertempat di Aula FITK. Kegiatan ini menjadi momentum istimewa bagi seluruh sivitas akademika Prodi PBA karena mempertemukan mahasiswa yang telah menyelesaikan perjalanan akademiknya dengan mahasiswa baru yang akan memulai proses pendidikan di perguruan tinggi. Selain sebagai ajang silaturahmi dan penguatan kebersamaan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian apresiasi kepada dosen berprestasi atas kontribusi akademik dan dedikasinya dalam mendukung kemajuan program studi sepanjang periode 2025–2026.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I FITK, Dr. Burhanuddin AK. Mantau, M.Pd., dan dihadiri oleh Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Mukhtar I. Miolo, M.Pd., Sekretaris Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Suharia Sarif, M.Pd.I., para dosen, mahasiswa peserta yudisium, serta mahasiswa baru Prodi PBA. Suasana kegiatan berlangsung khidmat, penuh keakraban, dan sarat dengan semangat akademik. Kehadiran seluruh unsur pimpinan, dosen, dan mahasiswa mencerminkan komitmen bersama dalam membangun lingkungan pendidikan yang unggul, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan mutu. Rangkaian kegiatan ini sekaligus menjadi simbol keberlanjutan regenerasi akademik, ketika para lulusan bersiap mengimplementasikan kompetensinya di tengah masyarakat, sementara mahasiswa baru mulai menapaki perjalanan intelektual dan profesional di bidang Pendidikan Bahasa Arab.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan I FITK, Dr. Burhanuddin AK. Mantau, M.Pd., menekankan bahwa yudisium bukan sekadar seremoni akademik, melainkan tonggak penting yang menandai keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan proses pembelajaran sekaligus awal dari tanggung jawab baru sebagai insan terdidik. Beliau menyampaikan bahwa lulusan Pendidikan Bahasa Arab diharapkan tidak hanya memiliki penguasaan bahasa dan kompetensi pedagogik yang memadai, tetapi juga mampu menunjukkan integritas, karakter Islami, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Beliau juga memberikan motivasi kepada mahasiswa baru agar memanfaatkan kesempatan belajar secara optimal, membangun budaya literasi, aktif dalam kegiatan akademik dan organisasi, serta mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini. Menurutnya, keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari jumlah lulusan, tetapi juga dari kualitas kontribusi alumni dan prestasi akademik yang dihasilkan oleh seluruh sivitas akademika.
Sementara itu, Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Mukhtar I. Miolo, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa yang telah berkontribusi terhadap keberlangsungan dan kemajuan Prodi PBA. Beliau menegaskan bahwa kegiatan yudisium dan penyambutan mahasiswa baru merupakan dua agenda penting yang memiliki makna strategis dalam pengembangan program studi. Yudisium menjadi bentuk pengakuan atas keberhasilan mahasiswa menyelesaikan tahapan akademik, sedangkan penyambutan mahasiswa baru merupakan langkah awal dalam membangun identitas, motivasi, dan komitmen belajar sebagai bagian dari keluarga besar Pendidikan Bahasa Arab. Beliau juga mengajak seluruh mahasiswa untuk menjadikan Prodi PBA sebagai ruang pengembangan potensi, penguatan kompetensi kebahasaan, penelitian, kreativitas, serta pembentukan karakter akademik yang unggul. Menurutnya, Prodi PBA harus terus bergerak maju melalui kolaborasi, inovasi pembelajaran, peningkatan produktivitas penelitian, dan penguatan budaya mutu agar mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif pada tingkat nasional maupun internasional.

Salah satu agenda yang memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut adalah pemberian apresiasi kepada dosen berprestasi periode 2025–2026. Penghargaan diberikan melalui tiga kategori utama, yakni Dosen dengan Karya Ilmiah Terbanyak, Dosen dengan Sitasi Artikel Terbanyak, dan Dosen Terfavorit. Apresiasi tersebut merupakan bentuk penghargaan program studi terhadap produktivitas publikasi ilmiah, kontribusi akademik yang memperoleh pengakuan melalui sitasi, serta kualitas interaksi dan keteladanan dosen dalam proses pembelajaran. Kategori karya ilmiah terbanyak mencerminkan komitmen dosen dalam menghasilkan dan menyebarluaskan pengetahuan yang diberikan kepada Dr. Ibnu Rawandhy N. Hula, S.S.,M.A, Suharia Sarif, M.Pd.I dan Mukhtar I. Miolo, M.Pd sedangkan kategori sitasi artikel terbanyak menunjukkan jangkauan dan pengaruh karya ilmiah dalam komunitas akademik yang diberikan kepada Mukhtar I. Miolo, M.Pd, Suharia Sarif, M,Pd.I dan Dr. Ibnu Rawandhy N. Hula, S.S.,M.A. Adapun kategori dosen terfavorit menjadi bentuk apresiasi terhadap dosen yang dinilai mampu membangun hubungan edukatif, komunikatif, dan inspiratif dengan mahasiswa yang diberikan kepada Mukhtar I. Miolo, M.Pd, Dr. Hairuddin, Lc.,M.Pd, Dzulkifli M. Mooduto, S.S.,M.A. Melalui pemberian penghargaan ini, Prodi PBA berupaya menumbuhkan budaya kompetisi yang sehat, meningkatkan motivasi berkarya, serta memperkuat tradisi akademik yang produktif dan berkelanjutan.


Selain memberikan penghargaan kepada dosen, kegiatan ini juga menjadi ruang apresiasi dan motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan prestasi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Mahasiswa peserta yudisium diharapkan mampu menjadi representasi lulusan yang berintegritas, profesional, dan memiliki kepedulian sosial, sedangkan mahasiswa baru didorong untuk membangun semangat belajar sejak awal perkuliahan. Sekretaris Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Suharia Sarif, M.Pd.I., bersama seluruh dosen turut mendukung pelaksanaan kegiatan sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan akademik antargenerasi mahasiswa. Momentum ini juga memperkuat kesadaran bahwa keberhasilan pendidikan merupakan hasil kerja sama antara pimpinan, dosen, mahasiswa, dan seluruh unsur pendukung akademik. Dengan terbangunnya lingkungan yang kolaboratif dan apresiatif, diharapkan mahasiswa semakin termotivasi untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Arab, keterampilan mengajar, literasi digital, kepemimpinan, dan kompetensi penelitian yang menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan.


Melalui penyelenggaraan Yudisium Semester Genap dan Penyambutan Mahasiswa Baru Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada dosen berprestasi, Prodi Pendidikan Bahasa Arab FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo menegaskan komitmennya dalam membangun budaya akademik yang unggul, produktif, inovatif, dan berorientasi pada mutu. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi sarana refleksi atas capaian akademik sekaligus penguatan semangat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sinergi antara pimpinan fakultas, pengelola program studi, dosen, mahasiswa, dan alumni menjadi modal penting dalam mewujudkan Prodi PBA yang semakin maju dan berdaya saing. Dengan semangat kebersamaan dan penghargaan terhadap prestasi, Prodi Pendidikan Bahasa Arab optimistis dapat terus melahirkan generasi pendidik bahasa Arab yang kompeten, berakhlak mulia, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan dan masyarakat.

Author : Ria Syarifah