PERKUAT PROFESIONALITAS AKADEMIK, DOSEN PBA UIN SULTAN AMAI GORONTALO IKUTI UKBI DAN PELATIHAN KEMAHIRAN BERBAHASA INDONESIA

BERITA PRODI UPT PUSAT BAHASA

Gorontalo_Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sultan Amai Gorontalo, Suharia Sarif, M.Pd.I, mengikuti kegiatan “Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi Tenaga Profesional di Provinsi Gorontalo Tahun 2026” yang diselenggarakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan kemahiran berbahasa Indonesia bagi tenaga profesional dari berbagai institusi dan lembaga di Provinsi Gorontalo. Kegiatan dilaksanakan dengan perpaduan sistem luring dan daring yang berlangsung dalam lima pertemuan.

Kegiatan diawali dengan pertemuan secara luring pada 10 dan 11 Juli 2026 yang bertempat di Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan secara daring pada 14, 22, dan 29 Juli 2026. Pola pelaksanaan secara blended tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh pembelajaran secara langsung sekaligus memperluas pemahaman melalui pembelajaran jarak jauh. Sebanyak 25 peserta dari berbagai institusi dan lembaga di Gorontalo mengikuti kegiatan ini dengan antusias hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.

Acara dibuka secara resmi oleh Zamzam Hariro, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo menekankan pentingnya penguasaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, khususnya bagi tenaga profesional yang memiliki peran strategis dalam pelayanan publik, pendidikan, administrasi, maupun komunikasi kelembagaan. Kemahiran berbahasa Indonesia, menurutnya, bukan hanya berkaitan dengan kemampuan berbicara dan menulis, tetapi juga mencerminkan profesionalitas seseorang dalam menyampaikan gagasan secara efektif, logis, santun, dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.

Pada pertemuan pertama yang dilaksanakan secara luring, peserta mendapatkan penguatan mengenai kebijakan dan kedudukan bahasa Indonesia dalam kehidupan profesional, termasuk penggunaan bahasa Indonesia dalam lingkungan kerja dan komunikasi kelembagaan. Peserta juga diarahkan untuk memahami pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai dengan konteks, kaidah, serta tujuan komunikasi. Materi ini menjadi landasan bagi peserta untuk meningkatkan kesadaran bahwa bahasa Indonesia memiliki fungsi penting dalam membangun komunikasi profesional yang efektif dan berwibawa.

Pertemuan kedua yang juga berlangsung secara luring diisi dengan materi yang berkaitan dengan kemahiran membaca, memahami, dan menelaah berbagai jenis teks. Peserta diberikan pemahaman mengenai strategi memahami informasi, menemukan gagasan utama, mengidentifikasi informasi penting, serta menilai ketepatan penggunaan bahasa dalam sebuah teks. Selain itu, peserta juga memperoleh penguatan mengenai ejaan, pilihan kata, kalimat efektif, dan penyusunan paragraf, sehingga mampu menghasilkan tulisan yang lebih sistematis, jelas, dan mudah dipahami.

Memasuki pertemuan ketiga yang dilaksanakan secara daring pada 14 Juli 2026, peserta mendapatkan materi yang memperkuat kemampuan menulis dalam konteks profesional. Pembahasan diarahkan pada penyusunan tulisan yang efektif, penggunaan struktur kalimat yang tepat, pemilihan diksi, serta penyampaian gagasan secara sistematis. Materi tersebut sangat relevan bagi tenaga profesional karena kemampuan menulis dibutuhkan dalam penyusunan surat dinas, laporan, artikel, dokumen akademik, maupun berbagai bentuk komunikasi tertulis lainnya.

Pada pertemuan keempat yang dilaksanakan secara daring pada 22 Juli 2026, pembelajaran diarahkan pada peningkatan kemampuan berkomunikasi secara efektif dan santun dalam bahasa Indonesia. Peserta memperoleh pemahaman mengenai penggunaan bahasa dalam komunikasi formal, pemilihan ungkapan yang sesuai dengan situasi, serta strategi menyampaikan informasi dan gagasan secara jelas kepada orang lain. Materi ini memperkuat kemampuan peserta dalam menggunakan bahasa Indonesia sebagai sarana komunikasi profesional, baik dalam lingkungan kerja maupun dalam interaksi dengan masyarakat.

Pertemuan kelima yang dilaksanakan secara daring pada 29 Juli 2026 menjadi bagian akhir dari rangkaian pembelajaran sebelum peserta mengikuti evaluasi kemahiran berbahasa Indonesia. Pada sesi ini, peserta memperoleh penguatan dan pemantapan terhadap berbagai materi yang telah dipelajari selama kegiatan, mulai dari pemahaman bacaan, penggunaan kaidah bahasa, kemampuan menulis, hingga komunikasi lisan. Para peserta juga mendapatkan arahan terkait pelaksanaan Tes Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) sebagai instrumen untuk mengukur tingkat kemahiran berbahasa Indonesia secara objektif.

Seluruh rangkaian kegiatan diisi oleh para pakar dan praktisi di bidang bahasa Indonesia yang memberikan materi, pendampingan, serta penguatan kompetensi kepada peserta. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan memberikan ruang kepada peserta untuk berdiskusi, bertanya, mengerjakan latihan, dan mengaplikasikan materi yang diperoleh dalam konteks profesional masing-masing. Keikutsertaan Suharia Sarif, M.Pd.I dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi profesional dosen, khususnya dalam meningkatkan kemampuan menggunakan bahasa Indonesia secara efektif dalam kegiatan akademik, pembelajaran, penelitian, maupun administrasi perguruan tinggi.

Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti Tes Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) sebagai bentuk evaluasi terhadap kemampuan yang telah diperoleh selama lima kali pertemuan. Keikutsertaan dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para peserta dalam meningkatkan kualitas komunikasi profesional serta mendorong penggunaan bahasa Indonesia yang baik, benar, efektif, dan sesuai konteks. Bagi Suharia Sarif, M.Pd.I, kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat kompetensi kebahasaan dalam menjalankan tugas sebagai dosen di Prodi Pendidikan Bahasa Arab FITK UIN Sultan Amai Gorontalo, sekaligus menjadi kontribusi dalam membangun budaya penggunaan bahasa Indonesia yang bermutu di lingkungan akademik dan profesional.

 

Author : Ria Syarifah