Chat Via WhatsApp
MENU

MINAT LULUSAN SMA/SMK MEMILIH PRODI PENDIDIKAN BAHASA ARAB MENGALAMI PENINGKATAN

MINAT LULUSAN SMA/SMK MEMILIH PRODI PENDIDIKAN BAHASA ARAB MENGALAMI PENINGKATAN

Program Studi Pendidikan Bahasa Arab saat ini memasuki usianya yang ke-14 tahun. Pada awal berdirinya, minat calon mahasiswa baru untuk masuk ke program studi pendidikan bahasa Arab tampak sangat rendah. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara persepsi mahasiswa baru tentang bahasa Arab yang sulit, dan asumsi tentang sulitnya peluang kerja alumni program studi pendidikan bahasa Arab di dunia kerja. Namun, asumsi tersebut secara perlahan mulai memudar. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan peminat program studi pendidikan bahasa Arab dari tahun ke tahun, termasuk pada tahun akademik 2019/2020.

            Hal yang menarik adalah bahwa input mahasiswa baru bukan saja dari madrasah, tetapi juga prosentase peminat dari Sekolah Menengah Umum/Sekolah Menengah Kejuruan mengalami peningkatan. Pada tahun 2018, mahasiswa baru dari SMA/SMK mencapai 27.72%. Sementara itu, pada tahun 2019 ini, mahasiswa baru dari SMA/SMK mencapai 30%, sementara dari madrasah negeri dan swasta sebanyak 70%. Data ini menunjukkan bahwa lulusan SMA/SMK mulai melirik Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dan menjadikan sebagai pilihan dalam melanjutkan pendidikan Sarjana (S1).

            Menurut Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, peningkatan jumlah mahasiswa baru dari tahun ke tahun tidak terlepas dari sosialisasi yang dilakukan setiap tahun dalam bentuk kunjungan ke sekolah/madrasah dan berdialog langsung dengan calon mahasiswa baru. Selain itu, penguatan jaringan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dengan masyarakat luas dilakukan melalui kordinasi secara berkesinambungan dengan para alumni yang sudah mengabdi di tengah masyarakat, dan tekat mereka untuk mengambil bagian dalam mensosialisasikan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab. Suatu hal yang unik menurut ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, bahwa input mahasiswa baru yang berasal dari Sekolah Kejuruan berasal dari jurusan yang variatif, mulai dari jurusan kesehatan, teknik, ekonomi, pertanian, dan sebagainya yang notabenenya tidak memiliki dasar bahasa Arab sebelumnya. Yang sangat menarik berdasarkan evaluasi kompetensi lulusan, mahasiswa yang berasal dari sekolah kejuruan, rata-rata memiliki prestasi yang sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa pilihan mereka untuk masuk ke Program Studi Pendidikan Bahasa Arab bukan alternatif, tetapi sudah menjadi pilihan utama mereka.

            Peningkatan input mahasiswa dari SMA/SMK merupakan tantangan tersendiri bagi Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo. Minat mereka untuk belajar bahasa Arab harus disambut baik oleh pihak Program Studi, dengan menyiapkan kegiatan-kegiatan penguatan dasar-dasar bahasa Arab, agar mereka dapat beradaptasi dengan mahasiswa yang berasal dari madrasah. Berdasarkan tes awal yang dilakukan untuk mengetahui kemampuan dasar bahasa Arab mahasiswa baru menunjukkan bahwa mahasiswa yang berasal dari SMA/SMK sebagian besar belum memiliki pengalaman belajar bahasa Arab sebelumnya. Salah satu strategi yang ditempuh dalam mengatasi kelemahan alumni SMA/SMK dari segi dasar-dasar bahasa Arab, adalah dengan melaksanakan matrikulasi bahasa Arab dan Baca Tulis Alquran bagi mereka selama satu tahun. Selain itu, berbagai kegiatan pembelajaran tambahan dilakukan sebagai bentuk pendampingan terhadap peningkatan kompetensi bahasa mereka.

#kontributorPBA.          

KOMENTAR